BAB
I
PENDAHULUAN
Manusia
adalah makhluk yang tak pernah bisa hidup sendiri dalam konteks sosialnya. Ia mesti
bergabung dengan manusia lainnya dalam mengarungi kehidupan ini.setelah manusia
ini berinterdependensi atau saling ketergantungan manusia mulai membentuk
kebudayaannya sendiri.kegiatan bisnis merupakan salah satu bagian yang
terpenting dari suatu kebudayaan
mempunyai peran dalam pemenuhan kebutuhan manusia sebagai insan budaya
yang menjalankan kebudayaan itu sendiri.
Jika
memang bisnis merupakan salah satu hal yang sangat berperan penting dalam
sebuah kebudayaan,maka alangkah lebih baiknya jika bisnis itu direncanakan
dengan baik dan benar agar semua kegiatan yang terjadi didalam kehidupan ini
akan berjalan dengan baik pula.bussines plan merupakan salah satu cara untuk
menjelaskan giatan yang akan dilakukan setelah perushaan berdiri. Untuk lebih
lanjut bussines plan ini dapat dijadikan salah satu contoh acuan untuk memulai
suatu kegiatan bisnis.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Profil Perusahaan
2.1.1 Nama dan Bentuk Perusahaan
1. Nama
Perusahaan
“ Harzika’s handycraft”
2. Alamat
Perusahaan
Jalan pajambon,RT/RW 03/01
No.5,Palasah,majalengka-jabar
Telp: 08997372565
3. bentuk
Perusahaan
“Home
industry”
2.1.2 Gambar Logo Perusahaan
HARZIKA’S COLLECTION
|
Makna Logo:
·
Bentuk dasar
persegi panjang melambangkan sifat dari jiwa kewirausahaan yang berkembang setahap
demi setahap
·
Warna merah merupakan
keberanian dalam hidup ( Berani mengambil resiko)
·
Harzika yang
berarti nama gabungan dari pemilik usaha (hariz-ika)
·
Warna hijau
merupakan tanda ramah lingkungan (penghijauan)
·
Daun melambangkan
bahwa bahan-bahan yang sudah tidak terpakai lagi bisa dimanfaatkan
2.1.3 Visi Perusahaan
Menjadi home industry yang kreatif dan mampu
menembus pasar dunia
2.1.4 Misi perusahaan
·
Menghimbau kepada
masyarakat agar tidak membuang barang-barang yang sudah tidak terpakai begitu
saja untuk dimanfaatkn kembali
·
Mengolah barang –
barang yang sudah tidak berguna menjadi
barang yang bernilai seni tinggi.
·
Memberdayakan
warga disekitar untuk menjadi karyawan agar bisa mengurangi sedikit
pengangguran
·
Tidak mencemari lingkungan
2.1.5 Tujuan Perusahaan
Menjadi bagian dari program pemanfaatan
lingkungan dan kesejahteraan masyarakat
2.1.6 Bidang Usaha Perusahaan
Handycraft (kerajinan tangan)
2.1.7 Susunan Pengurus
v Pemilik Perusahaan : haris maulana pratama
v Sekretaris : ika rikatriana
v Bendahara : saifudin
v Bidang Opersional : indra setiawan
v Bidang penjualan : yanto
v Bidang pembelian : arif
v Para karyawan perusahaan
2.1.8 Modal Yang diinvesatsikan
Sumber modal utama perusahaan adalah
berasal dari tabungan pribadi dan pinjaman keluarga.
2.2 Latar Belakang Pendirian Perusahaan
Hal
yang menjadi tujuan terjadinya perusahaan yaitu bahwa sungguh sangat
disayangkan sekali jika barang-barang yang sudah tak terpakai lagi dibuang
begitu saja,alangkah baiknya jika barang-barang itu kita buat menjadi barang-barang
yang bernilai seni tinggi.Dan tentunya dapat mengurangi sampah-sampah disekitar
dan menambah pemasukan keluarga.
Sampah yang paling banyak terbuang disekitar daerah
pengusaha yaitu berupa kardus,plastic, serbuk kayu,kulit padi(gabah),Biji
buah-buahan dan masih banyak yang lainnya kaerna di daerah tersebut warganya rata-rata pembuat barang – barang mebel.
Jadi
alangkah baiknya jika sisa-sisa dari serbuk kayu itu bisa di manfaatkan untuk berbagai
macam kerajinan tangan,seperti tempat pensil,figura,tempat tisu,celengan,
tempat kertas-kertas (map) dll.
Jadi
si pengusaha menyarankan kepada warga disekitar untuk mengumpulkan
sampah-sampah yang sudah tidak terpakailagi untuk diolah kembali menjadi
barang-barang yang bernilai seni tinggi.
Di
jaman sekarang orang-orang harus mempunyai kreatifitas dalam berkarya,karena
sebuah kreatifitas sangat di butuhkan sekali di jaman sekarang,apalagi kita
akan menghadapi pasar bebas.kalau kita tidak mempunyai modal kreatifitas yang
tinggi maka usaha kita akan kalah bersaing di banding usaha-usaha lainnya.
Jadi
yang di butuhkan jaman sekarang ialah sebuah kreatifitas yang tinggi,dimana
tidak semua orang mempunyai kreatifitas.oleh sebab itu kita harus pintar
menyulap bahan-bahan yang tidak mempunyai nilai menjadi barang-barang yang
bernilai.
Mungkin
itulah yang menjadi dasar patokan si pengusaha untuk mendirikan sebuah usaha
rumahan/kerajinan tangan.Selain akan menambah pemasukan, berarti si pengusaha
telah membantu lingkungan ini dengan cara mengolah kembali barang-barang yang
akan memperbanyak pencemaran lingkungan dan tentunya mengurangi jumlah
pengangguran juga.
2.3 Analisis Lingkungan Bisnis
2.3.1 Analisi 6 Pelaku Utama Dalam Bisnis
ü Company / Perusahaan
Ø Jika berhasil usaha home industri ini, maka
akan menjadi home industri yang sangat cepat berkembang dan mempunyai beberapa
cabang
Ø Modal cukup besar memungkinkan usaha untuk
berkembang lebih besar lagi dan tentunya menyerap tenaga-tenaga kerja di
sekitar kediaman si pengusaha
Ø Sumber daya manusia yang ditempatkan dibagian
penting cukup layak untuk dikatakan terampil dan kreatif dalam berwirausaha.
Ø Barang-barang sulapan yang layak dianggap
sebagi barang yang berkualitas dan bernilai seni tinggi.
ü Customer/ konsumen
Ø Konsumen yang disekitar tempat usaha adalah
konsumen yang menginginkan barang-barang yang unik tapi harga nya pun sangat
terjangkau sehingga perusahaan bisa menarik konsumen dari mana saja selama bisa
memenangkan persaingan harga dan tentunya belum banyak usaha home industry di
sekitar tempat si pengusaha tersebut.
ü Competitor/ pesaing
Ø Jumlah competitor atau pesaing yang ada masih
rendah kaerna usaha ini terbilang usaha kreatif,jadi mungkin pesaing masih
sedikit.
ü Chanel / pemasok
Ø Jumlah perantara barang-barang yang akan
didaur ulang cukup banyak,diantaranya juga warga sekitar turut serta
mengumpulkan barang-barang bekas.
ü Center / pemasok
Ø Jumlah pemasok merupakan bagian dari
keseluruhan jumlah rekanan bisnis yang mempunyai loyalitas tinggi.
ü Change / kemampuan untuk beradaptasi
Ø Keberanian untuk membuat produk yang kreatif
sangatlah di butuhkan. Dan yang terpenting adalah promosi kepada masyarakat
luar maupun dalam yang akan menjadi target bisnis home industry ini.
2.3.2 Analisis
SWOT/TOWS
v Strenghts / kekuatan
·
Keberanian untuk
menciptakan produk-produk olahan yang kreatif
·
Sarana
transportasi yang mendukung
·
Lokasinya cukup
strategis
·
Harga yang murah bisa
memperbanyak minat konsumen
v Weaknesses / kelemahan
·
Promosi belum
maksimal sehingga produk belum dikenal banyak orang.
v Opportunities / peluang
· Mengembangkan sumber daya manusia
· Meningkatkan kualitas produk
· Menambah jaringan pemasaran
v Threats / hambatan
·
Pemasarannya
belum bisa semaksimal mungkin dikarenakan promosi yang belum maksimal
ü Strategi SO
Untuk menguasai pasar,perusahaan akan
menggunakan jaringan yang dimiliki untuk memperluas pemasaran.
ü Strategi ST
Pada awal pendirian perusahaan ,focus penjualan
pada pasar atau lingkungan sekitar terutama anak-anak muda adalah yang utama
sebelum menguasai pasar diluar wilayah perusahaan.
ü Strategi WO
Memaksimalkan promosi produk-produk yang
dijual kepada para konsumen baik melalui jalur iklan maupun internet.
ü Strategi WT
Lebih berpusat pada produk kreatif yang
diciptakan perusahaan agar bisa selalu menjaring konsumen.
Tabel
Analisis SWOT/TOWS
Strenghts / kekuatan
1) Keberanian untuk menciptakan produk-produk
olahan yang kreatif
2) Sarana transportasi yang mendukung
3) Lokasinya cukup strategis
4) Harga yang murah bias memperbanyak minat
konsume
|
Weaknesses / kelemahan
1) Produksi belum maksimal sehingga produk
belum dikenal orang
|
Opportunities
/ peluang
1. Mengembangkan sumber daya manusia
2. Meningkatkan kualitas produk
3. Menambah jaringan pemasaran
|
Untuk menguasai
pasar, perusahaan akan menggunakan jaringan yang dimiliki untuk memperluas
pemasaran.
|
Lebih berpusat
pada produk kreatif yang diciptakan perusahaan agar bisa selalu menjaring
konsumen.
|
Threats / hambatan
Pemasarannya
belum bias semaksimal mungkin dikarenakan proomosi yang belum maksimal
|
Pada awal
pendirian perusahaan ,focus penjuaan pada pasar atau lingkungan sekitar
adalah yang utama sebelum menguasai pasar diluar wilayah perusahaan.
|
Memaksimalkan
promosi produk-produk yang dijual kepada para konsumen baik melalui jalur
iklan maupun internet.
|
2.3.3 matriks SWOT/TOWS
Analisis Eksternal
|
Bobot
|
Rating
|
Scor
|
Threat
Persaingan harga
Persaingan kualitas
|
( 0.60)
20%
10%
|
5
3
|
1,20
0,70
|
30%
|
1,90
|
||
Opportunities
Menguasai pasar
Menambah jaringan pemasaran
Meningkstkan kualitas produk
|
30%
20%
20%
|
7
3
2
|
1,80
0,40
0,45
|
70%
|
2,65
|
||
Jumlah total
|
100%
|
4,55
|
Analisis
Internal
|
Bobot
|
Rating
|
Scor
|
Weaknesses
Produk belum terkenal
|
(0,50)
50%
|
4
|
2,00
|
50%
|
2,00
|
||
Strengths
Berani melakukan
persaingan harga
Jaringan bisnis
|
(0,50)
30%
20%
50%
|
6
5
|
1,80
0,70
2,50
|
Jumlah total
|
100%
|
4,50
|
Total Skor
Strategi Internal
Kuat
|
Rata -rata
|
Rendah
|
|
Tinggi
|
Pertumbuhan konsentrasi melalui integritas vertikal
|
Pertumbuhan konsentrasi melalui integritas horizontal
|
Penciutan turn around
|
Menengah
|
Stabilitas hati-hati
|
Konsentrasi integritas horizontal
|
Penciutan captive company
|
Rendah
|
Pertumbuhan difersifikasi konsentris
|
Pertumbuhan difersifikasi konglomerasi
|
likuidasi
|
2.4 strategi perusahaan
Setelah melihat matriks bisnis yang
ada maka disimpulkan bahwa perusahaan dalam kategori stabilitas yang hati-hati
dan konsentrasi integrasi horizontal.Hal yang bersifat dominan dalam
mempengaruhi hal ini adalah factor eksternal.Oleh karenanya perusahaan lebih
menekankan pada peningkatan kualitas produk dan penambahan jaringan.
bersifat
imajiner,maka kebijakan yang dilakukan perusahaan adalah :
ü Memusatkan perhatian pada tahap di wilayah
sendiri,menguasai pasar yang ada.
ü Setelah perusahaan dianggap kuat dalam
menghadapi persaingan , selanjutnya akan melebarkan lagi wilayah pemasaran.
2.5 strategi Fungsional Perusahaan
2.5.1 manajemen Sumber Daya Manusia
PEMILIK PERUSAHAAN
|
SEKRETARIS
|
BENDAHARA
|
BIDANG OPERASIONAL
|
BIDANG PENJUALAN
|
BIDANG PEMBELIAN
|
KARYAWAN
|
Penjelasan fungsi
dari masing-masing jabatan :
Ø Pemilik perusahaan
Sebagai
pimpinan tertinggi sekaligus manajer perusahaan
Ø Sekretaris
Sebagai
pembantu pemilik perusahaan
Ø Bendahara
Sebagai
pihak yang bertanggung jawab atas harta perusahaan
Ø Bidang operasional
Sebagai
pihak yang bertanggung jawab dalam kegiatan operasional perusahaan
Ø Bidang pembelian
Sebagai
bagian dari bidang operasional dan pihak yang bertanggung jawab atas pembelian
barang dagangan
Ø Bidang penjualan
Sebagai
bagian dari bidang operasional dan pihak yang bertanggung jawab atas barang dagangan
Kompensasi yang
diberikan perusahaan atas kinerja masing-masing jabatan :
·
Setiap jenjang
jabatan dalam organisasi perusahaan
mempunyai kompensasi yang berbeda sesuai dengan tanggung jawab yang diembannya
·
Seiring dengan
berjalannya waktu, semua kemungkinan masih bisa terjadi penurunan jabatan karena dianggap tidak mampu
menjalankan tugasnya dengan baik.
2.5.2 Manajemen Operasi Jasa
PEMBELIAN
DARI PEMASOK
|
PENJUALAN
LANGSUNG
|
PROSES
PEMBUATAN PRODUK
|
PENYIMPANAN
DI GUDANG
|
Penjelasan :
§ Pada tahap awal,semua barang-barang bekas dari
pemasok langsung di proses menjadi barang-barang kreatif yang bernilai seni
tinggi
§ Pada tahap selanjutnya setelah proses
pembuatan barang selesai,barang yang sudah jadi akan di simpan dulu di dalam
gudang penyimpan
§ Setelah itu barang langsung di jual kepada
konsumen.
Denah :
Halaman depan rumah pengusaha
|
Bagian operasional
|
Tempat pembuatan produk
|
|
Tempat penyimpanan produk
|
2.5.3 Manajemen Keuangan
Ø Struktur modal yang di miliki
Modal utama dari tabungan pribadi
|
Rp. 15.000.000
|
Modal tambahan yang berasal dari keluarga
|
Rp.
5.000.000
|
Jumlah
|
Rp. 20.000.000
|
Ø Neraca laporan keuangan
Jenis 1(
celengan )seharga 5.000 dengan jumlah pembelian sebanyak 1.000 unit
Jenis 2
(tempat tissue) seharga 5.000 dengan jumlah pembelian sebanyak 500 unit
Jenis 3
(tempat alat tulis) seharga 4.000 dengan
jumlah pembelian sebanyak 1.000 unit
Jenis 4
(figura ) seharga 5.000 dengan jumlah pembelian sebanyak 1.000 unit
Harga barang X Jumlah Barang
|
Jumlah
|
5.000 X 1.000
|
Rp. 5.000.000
|
5.000 X 500
|
Rp.
2.500.000
|
4.000 X 1.000
|
Rp.
4.000.000
|
5.000 X 1.000
|
Rp. 5.000.000
|
Jumlah total
|
Rp. 16.500.000
|
Ø Neraca proyeksi Pendapatan
Jika
rata-rata dari semua presentase laba yang diharapkan dari semua varian harga
adalah 5 %, maka :
Proyeksi
pendapatan = 5% x Rp. 16.500.000
= Rp.
825.000
Sehingga
jika semua barang dagangan terjual maka akan terjadi penambahan kas dan modal
sebesar Rp. 825.000.sehingga neraca
akhirnya adalah :
Neraca proyeksi Pendapatan
Aktiva
|
Pasiva
|
Kas Rp. 3.500.000
Barang Dagangan Rp. 16.500.000
|
Modal Rp. 15.000.000
Utang keluarga Rp.
5.000.000
|
Jumlah Rp. 20.000.000
|
Jumlah Rp.20.000.000
|
Aktiva
|
Pasiva
|
Kas Rp. 4.325.000
Barang Dagangan Rp. 16.500.000
|
Modal Rp. 15.825.000
Utang keluarga Rp.5.000.000
|
Jumlah Rp.20.825.000
|
Jumlah Rp 20.825.000
|
2.5.4 Manajemen Pemasaran
Pemasaran yang kami lakukan meliputi tiga
hal,yaitu :
A. Segmentasi
Perusahaan mencoba untuk menjangkau semua
lapisan konsumen yang ada dengan berbagai macam selera.
1. Segmentasi geografis
pemasaran meliputi wilayah yang ada di sekitar
perusahaan
2. Segmentasi demografis
pemasaran di
utamakan pada golongan ekonomi menengah ke bawah
3. Segmentasi psikologis
Pemasaran
diutamakan kepada golongan masyarakat yang mempunyai gaya hidup seni yang tinggi.
B. Targeting
Sasaran
utama untuk targeting adalah sasaran segmen,segmen utama yang menjadi sasaran
adalah segmen demografis.
C. Possitioning
Possitioning yang dilakukan berdasarkan pada :
1. Produk saingan
Produk yang
di hasilkan sebisa mungkin produk yang dapat dijangkau oleh konsumen. Walaupun
saat ini banyak sekali produk barang-barang luar negri yang bias di katakana bagus tetapi mungkin harga nya bias di bilang mahal
tetap saja tidak semua lapisan masyarakat mampu membelinya.
Oleh karena
itu kami disini menjual barng dengan kualitas tinggi tetapi harganya terjangkau
oleh semua lapisan mesyarakat dan tentunya beda dari yang lain.
2. Konsumen
Konsumen
yang menjadi targetvsasaran adalah konsumen dari kalangan menengah ke bawah,hal
ini dapat memudahkan kelancaran penjualan terutama anak-anak remaja.
Manajemen pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan dapat
dilihat dari beberapa aspek yaitu :
o
Produk
Dalam bidang
pemasaran kami akan memperbanyak bentuk-bentuk dari masing-masing produk
sehingga konsumen tidak akan pernah bosan oleh produk yang di tawarkan kami.
o
Price
Pengusaha sangat
menekankan sekali kepada harga yang terbilang relatif sangat murah ini dan
tentunya bias dijangkau oleh semua lapisan masyarakat.
o
Place
Tempat yang
dijadikan untuk usaha cukup strategis sehingga memudahkan para konsumen untuk
mencarinya.
o
promotion
selain
promosi dari mulut ke mulut, pengusaha juga memasarkan produknya lewat
internet.
o
People
Pengusaha
mencoba untuk berkreasi baru karena orang-orang jaman sekarang sudah bosan
dengan gaya yang itu-itu saja,jadi disinilah pengusaha selalu memperbaharui produknya.
o
Process
Proses
pemasaran telah efektif karena di ddukung oleh sarana transportasi yang cukup
memedai dan konssumen juga bias memesan lewat internet.
BAB III
PENUTUP
Bisnis
merupakan salah satu dari kegiatan manusia dalam kesehariannya.
Dan bisnis dapat
di harapkan akan berjalan dengan lebih baik jika direncanakan sebelumnya.hal
diatas adalah sebuah perencanaanyang diharapkan mampu untuk menjelaskan
bentuknusaha yang akan didirikan. setiap kegiatan akan berjalan dengan baik
jika direncanakn denagn baik pula.
Perencanaan
bisnis diatas adalah sedikit penjelasan tentang arah gerak perusahaan.hal ini
sangat penting karena bias saja semua konsep diatas bias menjadi kenyataan.
Semoga
perencanaan bisnis ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang membacanya. Hal
lainnya adalah sebuah harapan untuk kehidupan yang lebih baik lagi.

No comments:
Post a Comment